Thursday, 23 June 2022

Bacaan Surat Al Muthaffifin Arab + Latin dan Terjemahannya

Bacaan Surat Al Muthaffifin Arab + Latin dan Terjemahannya - Surat Al Muthaffifiin terdiri atas 36 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al 'Ankabuut dan merupakan surat yang terakhir di Mekkah sebelum hijrah. Al Muthaffifiin yang dijadikan nama bagi surat ini diambil dari kata Al Muthaffifiin yang terdapat pada ayat pertama.

Pokok-pokok isinya:
Ancaman Allah s.w.t. terhadap orang-orang yang mengurangi hak orang lain dalam timbangan, ukuran dan takaran; catatan kejahatan manusia dicantumkan dalam sijjiin sedang catatan kebajikan manusia dicantumkan dalam 'illiyyiin; balasan dan macam-macam kenikmatan bagi orang yang berbuat kebajikan; sikap dan pandangan orang-orang kafir di sunia terhadap orang-orang yang beriman; sikap orang-orang yang beriman di akhirat terhadap orang-orang kafir.

AL MUTHAFFIFIIN (ORANG-ORANG YANG CURANG)

SURAT KE 83 : 36 ayat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
 (Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)
No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Kecelakaan besarlah, bagi orang-orang yang curang (tentang timbangan)," – (QS.83:1)
وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ
Wailul(n)-lilmuthaffifiin(a)
002
"(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi," – (QS.83:2)
الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
Al-ladziina idzaaaktaaluuu 'alannaasi yastaufuun(a)
003
"dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi." – (QS.83:3)
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
Wa-idzaa kaaluuhum au wazanuuhum yukhsiruun(a)
004
"Tidakkah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan," – (QS.83:4)
أَلا يَظُنُّ أُولَئِكَ أَنَّهُمْ مَبْعُوثُونَ
Alaa yazhunnu uula-ika annahum mab'uutsuun(a)
005
"pada suatu hari yang besar," – (QS.83:5)
لِيَوْمٍ عَظِيمٍ
Liyaumin 'azhiimin
006
"(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam." – (QS.83:6)
يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
Yauma yaquumunnaasu lirabbil 'aalamiin(a)
007
"Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin." – (QS.83:7)
كَلا إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ
Kalaa inna kitaabal fujjaari lafii sijjiinin
008
"Tahukah kamu apakah sijjin itu?." – (QS.83:8)
وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ
Wamaa adraaka maa sijjiinun
009
"(Ialah) kitab yang bertulis." – (QS.83:9)
كِتَابٌ مَرْقُومٌ
Kitaabun marquumun
010
"Kecelakaan yang besarlah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan," – (QS.83:10)
وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ
Wailun yauma-idzil(n)-lilmukadz-dzibiin(a)
011
"(yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan." – (QS.83:11)
الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ
Al-ladziina yukadz-dzibuuna biyaumiddiin(i)
012
"Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu, melainkan setiap orang yang melampaui batas, lagi berdosa," – (QS.83:12)
وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ
Wamaa yukadz-dzibu bihi ilaa kullu mu'tadin atsiimin
013
"yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: 'Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu'." – (QS.83:13)
إِذَا تُتْلَى عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الأوَّلِينَ
Idzaa tutla 'alaihi aayaatunaa qaala asaathiirul au-waliin(a)
014
"Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu, (yang telah) menutupi hati mereka." – (QS.83:14)
كَلا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Kalaa bal raana 'ala quluubihim maa kaanuu yaksibuun(a)
015
"Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu, benar-benar terhalang dari (melihat) Rabb-mereka." – (QS.83:15)
كَلا إِنَّهُمْ عَنْ رَبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَمَحْجُوبُونَ
Kalaa innahum 'an rabbihim yauma-idzin lamahjuubuun(a)
016
"Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka." – (QS.83:16)
ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُو الْجَحِيمِ
Tsumma innahum lashaaluul jahiim(i)
017
"Kemudian, dikatakan (kepada mereka): 'Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan'." – (QS.83:17)
ثُمَّ يُقَالُ هَذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ
Tsumma yuqaalu hadzaal-ladzii kuntum bihi tukadz-dzibuun(a)
018
"Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam 'Illiyyin." – (QS.83:18)
كَلا إِنَّ كِتَابَ الأبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ
Kalaa inna kitaabal abraari lafii 'illii-yiin(a)
019
"Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu?." – (QS.83:19)
وَمَا أَدْرَاكَ مَا عِلِّيُّونَ
Wamaa adraaka maa 'illii-yuun(a)
020
"(yaitu) kitab yang bertulis (kitab catatan amal orang-orang sholeh)," – (QS.83:20)
كِتَابٌ مَرْقُومٌ
Kitaabun marquumun
021
"yang disaksikan oleh malaikat-malaikat, yang didekatkan (dimuliakan oleh Allah)." – (QS.83:21)
يَشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُونَ
Yasyhaduhul muqarrabuun(a)
022
"Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (sholeh) itu, benar-benar dalam kenikmatan yang besar (surga)," – (QS.83:22)
إِنَّ الأبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ
Innal abraara lafii na'iimin
023
"mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang." – (QS.83:23)
عَلَى الأرَائِكِ يَنْظُرُونَ
'Alal araa-iki yanzhuruun(a)
024
"Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka, kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan." – (QS.83:24)
تَعْرِفُ فِي وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيمِ
Ta'rifu fii wujuuhihim nadhratanna'iim(i)
025
"Mereka minum dari khamar murni yang di lak (tempatnya)," – (QS.83:25)
يُسْقَوْنَ مِنْ رَحِيقٍ مَخْتُومٍ
Yusqauna min rahiiqin makhtuumin
026
"laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba." – (QS.83:26)
خِتَامُهُ مِسْكٌ وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ
Khitaamuhu miskun wafii dzalika falyatanaafasil mutanaafisuun(a)
027
"Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim," – (QS.83:27)
وَمِزَاجُهُ مِنْ تَسْنِيمٍ
Wamizaajuhu min tasniimin
028
"(yaitu) mata air, yang minum darinya (ialah) orang-orang yang didekatkan kepada Allah," – (QS.83:28)
عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ
'Ainan yasyrabu bihaal muqarrabuun(a)
029
"Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulunya (di dunia), menertawakan orang-orang yang beriman." – (QS.83:29)
إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُوا مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ
Innal-ladziina ajramuu kaanuu minal-ladziina aamanuu yadhhakuun(a)
030
"Dan apabila orang-orang beriman (ber)lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya." – (QS.83:30)
وَإِذَا مَرُّوا بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ
Wa-idzaa marruu bihim yataghaamazuun(a)
031
"Dan apabila orang-orang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira." – (QS.83:31)
وَإِذَا انْقَلَبُوا إِلَى أَهْلِهِمُ انْقَلَبُوا فَكِهِينَ
Wa-idzaaanqalabuu ila ahlihimuunqalabuu fakihiin(a)
032
"Dan apabila mereka melihat orang-orang Mukmin, mereka mengatakan: 'Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat'," – (QS.83:32)
وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوا إِنَّ هَؤُلاءِ لَضَالُّونَ
Wa-idzaa ra-auhum qaaluuu inna ha'ulaa-i ladhaalluun(a)
033
"padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim, untuk (menjadi) penjaga bagi orang-orang Mukmin." – (QS.83:33)
وَمَا أُرْسِلُوا عَلَيْهِمْ حَافِظِينَ
Wamaa ursiluu 'alaihim haafizhiin(a)
034
"Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir," – (QS.83:34)
فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ
Fal yaumal-ladziina aamanuu minal kuffaari yadhhakuun(a)
035
"mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang." – (QS.83:35)
عَلَى الأرَائِكِ يَنْظُرُونَ
'Alal araa-iki yanzhuruun(a)
036
"Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran, terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." – (QS.83:36)
هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ
Hal tsuu-wibal kuffaaru maa kaanuu yaf'aluun(a)

PENUTUP

Surat Al Muthaffifiin mengandung ancaman-ancaman terhadap orang-orang kafir dan orang-orang yang melakukan kecurangan, di samping itu memberikan janji yang baik kepada mereka yang beriman dan melakukan kebajikan.

HUBUNGAN SURAT AL MUTHAFFIFFIIN DENGAN SURAT AL INSYIQAQ

1. Dalam surat Al Muthaffiffiin, Allah s.w.t. menerangkan bahwa segala amalperbuatan manusia, yang baik maupun yang buruk tercatat dalam suatu buku yang terpelihara. Dalam surat Al Insyiqaaq Allah s.w.t. menjelaskan bahwa buku-buku catatan itu akan diberikan kepada manusia pada hari kiamat dan cara bagaimana pemberiannya.


2. Dalam kedua surat ini, Allah juga menggambarkan ancaman bagi orang yang kafir dan ganjaran yang tak terhingga bagi orang-orang yang beriman.
Read more

Tuesday, 25 July 2017

Bacaan Doa Untuk Suami dan Artinya

Bacaan Doa Untuk Suami dan Artinya - Wahai pria dan wanita apakah  kamu hendak menikah? Apakah kamu sedang bingung untuk menentukan pasangan hidup? Atau kamu ingin menjadi yang terbaik untuk suamimu,



Istri yang sholehah merupakan dambaan dari setiap orang, baik itu pria ( suami ) maupun wanita ( istri ). Namun kadang kala kita tidak mengetahui ciri ciri seorang istri yang mulia.

CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH MENURUT AL-QURAN

1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِى إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوقُ غَضْمًا حَتَّى تَرْضَى


"Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: "Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha." (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257.)

2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.

3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma' bintu Yazid radhiallahu 'anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?" Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: "Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami)." Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

فَلاَ تَفْعَلُوا، فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِثْلُ الشَّيْطَانِ لَقِيَ شَيْطَانَةً فِي طَرِيْقٍ فَغَشِيَهَا وَالنَّاسُ يَنْظُرُوْنَ


"Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya." (HR. Ahmad 6/456,) 

4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ


"Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya". (HR. Abu Dawud no. 1417.)

5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta' (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ


"Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya". (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)
6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda: "Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur." Ada yang bertanya kepada beliau: "Apakah mereka kufur kepada Allah?" Beliau menjawab: "Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: "Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali." (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga pernah bersabda:

لاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ لِزَوْجِهَا وَهِيَ لاَ تَسْتَغْنِي عَنْهُ


"Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya." (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa.)



Istri-istri sholehah bisa kita rinci dengan lainnya yang Akan Q ambil keterangan-keterangannya dari hadis,

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan:

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، قِيْلَ لَهَا: ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ



"Apabila seorang wanita shalat lima waktu, puasa sebulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai." (HR. Ahmad 1/191)

Bacaan Doa Untuk Suami dan Artinya

وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِّنِّى وَلِتُصْنَعَ عَلَى عَيْنِى


Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku, dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku
Selain lafadz diatas, Anda juga dapat membaca ayat Alqur'an surat Ali Imran ayat 31 sebagai salah satu Doa Istri untuk Suami agar setia, tidak selingkuh dan Kawin Lagi. Sebagaimana sebuah wasilah mengatakan "Barangsiapa yang membaca surat Ali Imran ayat 31, niscaya Insya Allah suaminya akan selalu setia dan cinta kepadanya"

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (٣١)   ١

Qul in kuntum tuhibbuuna Allaha fattabi ‘uunii yuhbibkumu Allahu wayaghfirlakum zunuubakum wallahu ghafuurun rahiim
Artinya :
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Imran : 31)
 Demikianlah pembahasan mengenai Bacaan Doa Untuk Suami dan Artinya yang dapat admin sampaikan pada kesempatan kali ini. semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk di hafalkan serta di amalkan dan Mudah-mudahan Allah Ta’ala mengabulkan doa-doa kita dan menerima amal ibadah kita.Amin
Read more

Tuesday, 4 April 2017

Kumpulan Doa Doa Mustajab dan Artinya


Kumpulan Doa Doa Mustajab dan Artinya - Doa Adalah salah satu sarana atau saluran langsung seorang hamba kepada sang khalik. Dengandemikian ia harus tahu tentang apa dan bagaimana cara berdoa agar di terima dan di dengar,selanjutnya uapaya ini diharapkan menghasilkan apa yang di harapkan sesuai denagn materi doa yang di panjatkan.
Read more

Bacaan Doa Nabi Musa Dalam Al Quran dan Artinya

Bacaan Doa Nabi Musa dan Artinya - Dalam hidup, kita hendaknya selalu mengembalikan semua urusan kepada Allah SWT. Setiap urusan, libatkan Allah SWT dalam menjalaninya. Dengan menghadirkan Allah SWT, maka insya Allah segala urusan kita akan berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, berdoalah kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh supaya urusan kita mendapat pertolongan dari Allah SWT.


Read more

Bacaan Doa Untuk Anak dan Artinya


Bacaan Doa Untuk Anak dan Artinya - Anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah (titipan) yang Allah berikan kepada setiap orang tua. Oleh karena itu orang tua hendaknya memperhatikan kebutuhan dan perkembangan anak-anaknya, agar mereka tumbuh menjadi anak yang sehat, baik jasmani maupun rohani, dan barakhlaqul karimah serta memiliki intelegensi yang tinggi.
Read more

Bacaan Do'a-Do'a dari Al-Qur'an Arab + Latin dan Terjemahannya

Bacaan Do'a-Do'a dari Al-Qur'an - Doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Itulah pengertian doa secara syar’i yang sebenanya.


Read more

Bacaan Doa Sholat Tahajud Arab + Latin dan Tata Caranya

Bacaan Doa Sholat Tahajud Arab + Latin - Sholat tahajud adalah salah satu sholat malam yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sholat sunnah ini dikerjakan dalam kurun waktu sejak setelah shalat isya hingga masuk waktu shubuh. Jadi sholat tahajud tidak boleh dikerjakan siang hari atau sebelum shalat isya.
Read more

Bacaan Shalawat Nabi Muhammad SAW


Bacaan Shalawat Nabi Muhammad SAWSholawat adalah bentuk jamak (plural) dari Sholat yang artinya Do’a. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW mengandung pengertian berdoa kepada Allah Swt agar Nabi Muhammad SAW dan keluarganya selalu dilimpahkan kesejahteraan dan keberkatan.
Read more